Subang, Kamis (16/07/2026) – Di tengah hiruk pikuk kehidupan sekolah, sebuah inisiatif penting digulirkan untuk membentengi generasi muda dari ancaman perundungan. Sertu Rahman R, seorang Babinsa dari Koramil 0506/Ciasem, tak hanya hadir sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter di SD Kertawinaya, yang berlokasi di Dusun Cijengkol, Kampung Pintu, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Perundungan atau bullying, sebuah fenomena yang kerap kali menyisakan luka mendalam, menjadi fokus utama dalam sosialisasi yang menyentuh hati para siswa-siswi ini. Sertu Rahman R berupaya menanamkan kesadaran akan bahaya dan dampak buruk bullying, baik bagi korban yang terluka secara fisik maupun emosional, maupun bagi pelaku yang perilakunya perlu dikoreksi. Tujuannya mulia: membangun fondasi sikap saling menghormati, menumbuhkan rasa peduli, dan mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk intimidasi.
Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi masalah sosial yang mungkin timbul di lingkungan sekolah. Melalui sinergi erat antara Babinsa, pihak sekolah, para guru yang berdedikasi, orang tua yang peduli, serta masyarakat, diharapkan setiap benih permasalahan dapat terdeteksi dan dicegah sejak dini.

Updates.