SUBANG — Babinsa Desa Langensari Koramil 0506/Ciasem Kodim 0605/Subang, Sertu Acep Mulyadi, melaksanakan komunikasi sosial bersama pimpinan dan para guru Pondok Pesantren Al Qodiri di Dusun Sukajaya Baru, Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan kalangan pondok pesantren serta masyarakat di wilayah binaan.
Melalui komunikasi yang baik dan berkelanjutan, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis sehingga dapat mendukung terwujudnya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Sertu Acep Mulyadi mengatakan, komunikasi sosial merupakan salah satu sarana efektif bagi Babinsa untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus menyerap berbagai informasi dan aspirasi masyarakat di wilayah binaan.
“Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk memperkuat sinergi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk para ulama, pimpinan pondok pesantren, dan tenaga pendidik, ” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membangun kebersamaan dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan itu menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan masyarakat.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Qodiri, H. Wawan Endi, menyambut baik kehadiran Babinsa dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
“Kami menyambut baik kehadiran Babinsa di Pondok Pesantren Al Qodiri. Silaturahmi seperti ini sangat positif karena mampu mempererat hubungan antara TNI dengan para ulama, guru, dan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang aman dan harmonis, ” katanya.
Danramil 0506/Ciasem, Kapten Inf Amin, mengatakan bahwa Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat melalui komunikasi sosial yang humanis.
“Dengan menjalin hubungan yang baik bersama tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin kuat sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, ” ujarnya.
Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dari pelaksanaan pembinaan teritorial.
“Sinergi antara Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat persatuan bangsa, ” tegasnya.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata.
“Hal tersebut dapat diwujudkan melalui pendekatan yang humanis, komunikasi yang baik, serta hubungan yang erat dengan seluruh komponen masyarakat demi terciptanya wilayah yang aman, damai, dan kondusif, ” tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan agar prajurit Siliwangi senantiasa hadir bersama rakyat serta menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai dinamika di wilayah.
“Prajurit Siliwangi harus senantiasa hadir bersama rakyat, menjaga nilai-nilai kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menjadi solusi dalam setiap dinamika di wilayah. Kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” ujarnya.
Melalui komunikasi sosial tersebut, hubungan antara Babinsa dan keluarga besar Pondok Pesantren Al Qodiri diharapkan semakin erat. Sinergi yang terbangun juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat Desa Langensari. (PERS)

Acep Mulyadi